Satu Kampung Terancam Longsor
BANTARKALONG - Gempa telah menyebabkan beberapa lokasi di Desa Wakaf Kecamatan Bantarkalong mengalami kerusakan. Terutama, satu kampung terancam tertimbun longsoran tanah seandainya tidak diantisipasi. Ini menyusul retaknya Jalan Raya Parungponteng-Pamijahan.
Keretakan tanah ini seolah membelah jalan raya hingga setengah badan jalan, tepatnya di Kampung Puspa. Di badan jalan terlihat guratan tanah yang terbelah sepanjang 10 meter dengan kedalaman mencapai 6 meter.
Kepala Desa Wakaf Haris Somantri SSos mengungkapkan, terbelahnya jalur tersebut bisa membahayakan para pengguna jalan. Tak terkecuali bagi warga yang tinggal di perkampungan Puspa. “Kebetulan tak jauh dari retakan tanah di sekitar kampung itu terdapat areal perkampungan penduduk. Bisa-bisa perumahan warga terkubur tanah. Apalagi sekarang ini musim hujan. Jadi kalau tidak cepat ditangani, bisa parah. Sebaiknya langsung dibenteng saja,” katanya.
Sementara tak jauh dari lokasi tersebut, puluhan anggota Brimob Polda Jabar terlihat bergotong-royong menurunkan genting rumah-rumah penduduk yang mengalami kerusakan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi ambruknya bangunan yang bisa menimpa para penghuninya maupun kepada warga sekitar yang tengah berlindung di sekitarnya. “Rumah-rumah ini sudah tak mungkin dihuni lagi. Soalnya sudah parah. Juga tak mungkin direnovasi. Jadi lebih baik dihancurkan untuk menghindari bahaya reruntuhan. Ini sesuai permintaan kades dan warga,” terang AKP Wawan komandan regu Brimob Polda Jabar. (uym)
Sabtu, September 05, 2009
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
kenal kan saya Ali m DARI Banjar tepat nya pasar lang kap.
BalasHapus